Pontianak Kubu Raya Sekadau Sanggau Landak Sintang Melawi Kapuas Hulu Ketapang Bengkayang Singkawang Mempawah Sambas Kayong Utara

BLT Untuk Sejumlah Desa di Kecamatan Nanga Taman 6 Bulan Tidak Cair

Ilusyrasi foto BLT (WKT )


Sekadau,wartakalbarterkini.com - Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) bersumber dari Dana Desa tahun 2022, di sejumlah desa  wilayah Kecamatan Nanga Taman kabupaten Sekadau hingga kini belum diketahui oleh  kepala desa  kapan dicairkan oleh bank .


Sebagaimana diungkapkan Kepala Desa Sungai Lawak Yohanes dalam keterangannya Jum'at(24/6/2022) mengatakan, keterlambatan pencairan BLT dari Bank Kalbar sudah memasuki triwulan kedua, padahal pihak pemerintahan desa Sungai Lawak sudah melengkapi semua persyaratan pencairan sebagaimana tahun 2021 lalu.


"Sudah 6 ( enam ) bulan BLT tak kunjung cair, sebanyak 96 ( sembilan puluh enam ) Keluarga Penerima Manfaat (KPM ) belum kita kabari jadwal pencairan. Tahun sebelumnya rutin di terima KPM setiap triwulan namun hingga bulan Juni  mau berakhir kita belum dapat pemberitahuan dari bank, kita berharap setidaknya awal Juli ini bisa diterima KPM karena mereka (KPM) untuk kebutuhan anak sekolah" bebernya.


Terjadinya keterlambatan pencairan BLT juga dialami desa Lubuk Tajau kecamatan Nanga Taman, menurut Kepala Desa Adrianus  ada 92 KPM kerap bertanya ke kantor desa perihal pencairan BLT,  pihak desa sudah menyampaikan belum adanya pemberitahuan oleh bank.


" Kepada KPM kita sampaikan supaya bersabar menunggu pemberitahuan, karena dari desa tidak ada kendala semua persyaratan telah kita penuhi" jelasnya.


Hal senada diungkapkan Kepala Desa Mentuka Akon Suryadi, berdasarkan komunikasi dengan  kepala desa di Kecamatan Nanga Taman,  nasibnya sama masih menunggu pemberitahun jadwal pencairan dari Bank Kalbar.


" Sejumlah desa di Kecamatan Nanga Taman termasuk Mentuka belum ada cair, KPM desa Mentuka sebanyak 87, biasa per triwulan diterima namun saat ini belum tau kapan satu bulan KPM menerima Rp.300.000,-hingga bulan Juni belum diterima "ungkapnya.


Terjadinya keterlambatan pencairan BLT ini diakui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa melalui salah satu kepala bidangnya  Paskalis Alianto  dihubungi lewat seluler mengatakan dari seluruh desa sudah memenuhi syarat pencairan , namun keterlambatan murni dari pihak bank.


" Dari pihak desa sudah dua kali membeti surat kuasa kepada bank untuk kelengkapan pencairan BLT, hal ini sudah kerap kita  sampaikan ke pihak bank kita berharap KPM bersabar" tutupnya.(jr)

Tinggalkan Komentar

Back Next