![]() |
| Musrenbang RKPDesa Menua Prama bahas efektifitas penggunaan anggaran dengan prioritas pembangunan [25/10] |
Sekadau, wartakalbarterkini.com,- Kepala Desa Menua Prama Suyatno keluhkan berkurangnya pendapatan yang bersumber dari pemerintah pusat dan daerah mengalami pemotongan secara drastis sejak tahun 2025 hingga tahun 2026. Kondisi tersebut mengakibatkan sejumlah usulan tahun 2025 silam tidak bisa dilaksanakan karena terbentur anggaran.
Kondisi tersebut diungkapkan Kepala Desa Menua Prama Suyatno dihadapan peserta Musyawarah Rencana Pembangunan Desa [Musrenbang] ], pada Senin[25/10/2026] belum lama ini.
"Transfer pemerintah pusat saat ini berkisar antara 200 s/d 250 juta, dari sebelumnya 800 juta, tentu sejumlah usulan tahun 2025 tidak bisa realisasi tahun 2026. namun dari anggaran yang tersedia pihak desa memilih prioritas utama untuk kepentingan warga" ungkap Suyatno.
Menyikapi kritisnya APBDesa tahun 2027 mendatang, Suyatno bersama jajarannya tetap menerima/menampung usulan dari maaing-masing dusun, guru PAUD, kader Posyandu, nantinya akan dipilah mana yang benar-benar yang bersentuhan langsung dan diperlukan.
"Usulan yang sudah masuk dipilah dan disesuaikan dengan keuangan desa supaya bisa terlaksana serta bebar-benar dibutuhkan" tandas Suyatno.
Kaur Kesra Kecamatan Belitang Muhammad,S.I.P yang hadir dan sekaligus memnuka Musrenbang mengungkapkan, sejumlah agenda desa tahun 2027 menghadang desa diantaranya pemilihan BPD dan Pemilihan Kepala Desa menyikapi hal ini, ia meminta desa tetap memperhatikan apa kebutuhan yang bisa diakomodir lewat APBDes.
"Dengan kondisi keuangan desa saat ini, saya berharap warga jangan menaruh kecurigaan kepada pemerintah desa, bukan hanya Menua Prama tapi seluruh desa bernasib sama" terangnya.
Lewat Musrenbang pihak Kecanatan Belitang berharap peserta kegiatan hari ini bisa menyampaikan kepada warga petihal APBDes. Tahun 2027 mendatang. Pihaknya akan tetap melakukan monitoring setiap desa di Wilayah Kecamatan Belitang supaya pembangunan lebih memilih prioritas.
Agenda Musrenbang secara resmi dihadiri Ketua BPD Menua Prama, TP. PKK, Kader Posyandu, tokoh masyarakat,, Kadus, Guru PAUD dan Bidan Desa.
Trending
