![]() |
| Kondisi Aliran Sungai di Dusun Nanga Gonis, tampak hitam . |
Sekadau, wartakalbarterkini.com,- Dugaan pencemaran aliran sungai di Dusun Nanga Gonis, Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, mendapat perhatian warga sekitar.
Adalah Jamli warga setempat menceritakan, beberapa bulan lalu warga yang menggantungkan keperluan mandi dan nyuci sudah tidak menggunakan air Sungai Nanga Gonis karena sampai saat ini masih belum berubah warna dan sempat berbau.
"Air sudah masuk tiga bulan warnanya hitam dan berbau, kulit mengalami gatal-gatal usai mandi di sungai ini, sementara Sungai Kapuas kering akibat kemarau" kata Jamli, Sabtu[29/8/2026] ditemui di kediamannya.
Pria paruh baya yang sehari-hari bekerja sebagai petani tersebut mengungkapkan, masyarakat setempat khawatir terhadap kondisi sungai karena sumber air tersebut selama ini masih dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari,.
Menurutnya, apabila air sungai dengan kondisi seperti saat ini tidak ditangani benar-benar,, masyarakat akan kemana mencari sumber air bersih, terutama untuk mandi anak-anak.
“Bagaimana kami mau mandi dengan kondisi air sungai hitam pekat begini"ujarnya.
Aliran Sunga Nanga Gonis saat ini air berubah warna hitam Jamli menduga ini diakibat limbah pabrik PT MPL yang beroperasi di Dusun Nanga Gonis, ia berharap supaya ini menjadi perhatian pemerintah dengan turun tangan melakukan pemeriksasn air sungai karena menyangkut hajat hidup masyarakat yang selama ini digunakan untuk mendapatkan air bersih sudah tercemar.
Untuk menjaga independensi berita kami sudah berusaha menghubungi Management PT MPL melalui nomor kontak Humas, namun tidak tersambung, konfirmasi dari perusahaan sangat diperlukan guna mempetoleh keterangan berimbang.
Trending
