Pontianak Kubu Raya Sekadau Sanggau Landak Sintang Melawi Kapuas Hulu Ketapang Bengkayang Singkawang Mempawah Sambas Kayong Utara

Menjaga Air Bersih Sungai Nanga Mongko , Antara Keinginan dan Tekad Bulat

Sungai Nanga Mongko

Sekadau,wartakalbarterkini.com,- Siang itu  waktu menunjukkan pukul 11.30 WIB,  saat melewati jembatan Sungai Nanga Mongko yang sudah nyaris roboh. 


Tampak anak-anak mandi air yang jernih ibu-ibu mencuci pakaian, dipermukaan air satu dua daun-daun tanaman hutan mengambang ada juga lompatan ikan, kilauan pasir warna keputihan didasar sungai yang menandakan  habitat ikan masih terjaga., kilauan cahaya matahari terlindung diantara daun-daun pohon-pohon  menjulang tinggi

di tepi sungai.


Memasuki musim kemarau sungai ikut surut hingga sebatas pinggang orang dewasa,  namun air sungai ini masih menjadi tumpuan warga dari Dusun Nanga Mongko 1 dan 2 .


Sungai ini merupakan salah satu  penopang aliran  Sungai Sekadau di  wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.



Disepanjang sungai tidak ada himbauan atau baliho bertuliskan "Selamatkan Sungai Nanga Mongko Dari Pencemaran",  namun jauh sebelumnya warga dengan hati dan menyadari betapa penting menjaga aliran sungai.


Tarijan 62 tahun warga Dusun Nanga Mongko  coba ingat  sejenak upaya  warga menjaga sungai sudah turun temurun, namun mulai pertengahan tahun 2021 silam,  aliran Sungai Sekadau tidak layak lagi digunakan untuk mandi dan cuci, beruntung Sungai Nanga Mongko bisa diselamatkan.


" Tersisa sungai ini yang masih bisa memberi warga kehidupan, kalau air Sungai Sekadau sudah berbau, gagal-gatal badan kalau untuk mandi" katanya   Rabu[8/9/3026] sambil menunjuk ke arah Sungai Sekadau dengan air mirip kopi susu.


Pertemuan maupun sosialisasi dilaksanakan Pemerintah Desa  Nanga Mongko bersama tokoh masyarakat  menetapkan aturan walau secara lisan, namun warga patuh dan siap menjalankannya  larangan mencemari sungai kembali digaungkan,  ditengah leluasanya  Sungai Sekadau di bombardir aktifitas ilegall yang merusak tatanan kehidupan habitat  air dari hulu ke hilir. 


"Sungaj ini harus diselamatkan karena satu-satunya sumber air bersih tersisa" tegas Anselmus Kristomoyo Kades Nanga Mongko.


Sudah semestinya pemerintah daerah peka dengan persoalan warganya yang tengah berjuang sendiri memenuhi kebutuhan akan air bersih. Bagaimana jadinya kalau anak-anak untuk kebutuhan mandi tidak terpenuhi karena rusaknya sumber air .

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Next