Pontianak Kubu Raya Sekadau Sanggau Landak Sintang Melawi Kapuas Hulu Ketapang Bengkayang Singkawang Mempawah Sambas Kayong Utara

Cegah Stunting, TP PKK Bengkayang Berikan Makanan Tambahan Didua Sekolah TK

Pemberian makanan tambahan didua sekolah TK di kabupaten Bengkayang



Bengkayang  | wartakalbarterkini.com Dalam rangka pencegahan stunting pada anak pra-sekolah, Team Penggerak PKK Kabupaten Bengkayang menggelar kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) didua Sekolah yaitu Taman Kanak-kanak (TK) Amkur Bengkayang dan TK Negeri Pembina Bengkayang pada Selasa (14/2/2023).


Kegiatan PMT ini berupa Makan Telur di Sekolah (Maklurah) dan Minum Susu di Sekolah (Misulah) yang dibagikan kepada anak-anak TK. Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan alat tulis dan gambar.


Kegiatan ini adalah salah satu program TP PKK Kabupaten Bengkayang dan Pokja Bunda Paud Kabupaten Bengkayang dalam mendukung penurunan angka stunting dengan salah satunya adalah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yaitu telur dan susu. 


Menurut Ketua TP PKK Kabupaten Bengkayang, Ny. Anita Darwis, SE.,MM, melalui program PMT merupakan bentuk intervensi kepada anak yang kekurangan gizi agar meningkatkan dan mencukupi kebutuhan gizi. Sehingga stunting pada anak dapat dicegah sejak dini.


“PMT berupa telur dan susu yang diberikan merupakan makanan tambahan yang bergizi dan baik dikonsumsi untuk anak,” katanya.

“Diharapkan juga kedepannya orang tua dapat memberikan makanan bergizi baik untuk mencegah stunting sejak dini”, ujarnya.


Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, SE.,MM, sangat mengapresiasi dan mendukung program PMT ini dalam mencegah stunting sejak dini. Anak-anak balita merupakan kelompok yang rawan terhadap kekurangan gizi dan sangat penting untuk diberikan makanan tambahan melalui program PMT.


“Balita gizi kurang dimungkinkan akan mengalami gagal tumbuh jika tidak mendapatkan penanganan atau intervensi pemberian gizi,". Ujar Bupati Bengkayang.


“Melalui program seperti ini kedepannya diharapkan dapat menurunkan angka stunting di Kabupaten Bengkayang menjadi 14% pada tahun 2024”, tutupnnya. (Diskominfo Bengkayang/IC)

Tinggalkan Komentar

Back Next