Pontianak Kubu Raya Sekadau Sanggau Landak Sintang Melawi Kapuas Hulu Ketapang Bengkayang Singkawang Mempawah Sambas Kayong Utara

Wisata Biaban Arung Jeram Kian Digemari, Pengunjung Keluhkan Fasilitas dan Jalan

Biaban Arung Jeram[wkt]


Sekadau wartakalbarterkini.com,- Biaban Arung Jeram menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Sekadau yang tengah digandrungi masyarakat saat ini. Walau dengan medan tergolong ekstrim, namun tidak menyurutkan animo pengunjung menjajal Aliran Sungai Menterap Hulu tersebut.


Destinasi wisata ini identik dengan  sungai dengan air jernih dan hamparan batu-batu menyajikan tantangan ekstrim bagi penggemar olahraga arung jeram maupun pengunjung yang ingin menelusuri Aliran Sungai Menterap Hulu sejauh 2 km itu.


Seperti pengalaman Eva,  menuturkan sangat terkesan dan takjub melihat tempat Wisata Biaban Arung Jeram saat  berkunjung ke tempat wisata yang terletak di Desa Nanga Biaban, Kecamatan Sekadau Hulu  pengunjung  dari Kabupaten Sintang bersama 5 orang lainnya  juga menceritakan pengalaman menyusuri Aliran Sungai dengan perahu karet  tergolong ekstrim dan menantang.


"Biaban Arung Jeram lumayan ekstrim, kita harus fokus melewati rintangan berupa bebatuan ditambah aliran sungai lumayan deras" ungkap Eva, ditemui di tempat wisata Minggu[10/5/2026].


Masih menurut ceritanya, Aliran Sungai walau didominasi batu-batu dengan air jernih menjadi ciri khas Biaban Arung Jeram dipadu rimbunan pohon-pohon di tepi sungai 


"Ada satu titik benar-benar ekstrim, perahu harus melewati air deras ditengah batu besar dimoment ini perahu berputar beberapa kali dengan durasi kurang lebih 1 menit, disini benar-benar sensasi luar biasa" tuturnya.


Diceritakan lebih lanjut, selama 1 jam 25 menit diatas peeahu arung jeram, rombongan yang dipandu 2 orang instruktur tuntas melewati rintangan dan finish dibawah Jembatan Gantung yang menghubungkan Desa Nanga Biaban -Desa Sunsong.


Namun disisi lain dituturkannya, Tempat Wisata Biaban Arung Jeram layak mendapat perhatian pemerintah [ khususnya Pemerintah Kabupaten Sekadau ] supaya pasilitas penunjang seperti jaringan listrik PLN, ketersediaan toilet yang layak, sarana komunikasi [jaringan seluler] serta yang tak kalah penting kondisi jalan.


"Akses jalan dan pasilitas pendukung diperbaiki supaya pengunjung betah dan tidak lelah saat melalui jalan berbatu dan tanah kuning" harap Eva.


Menyikapi keluhan pengunjung dari Kabupaten Sintang, Ado pengelola Biaban Arung Jeram mengapresiasi masukan maupun saran pengunjung, pihaknya akan evaluasi pasilitas yang tersedia segera memperbaiki.


"Kita akui sejak lounching tahun 2023 secara berkala dilakukan perbaikan, tentu sesuai kemampuan anggaran, saran yang memvangun dari pengunjung sangat kita tunggu dan harapkan" ujar Ado .


Pada kesempatan ini Ado mengajak warga Kabupaten Sekadau menjadikan Biaban Arung Jeram menjadi salah satu alternatip wisata keluarga.[jok]

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Next