Pontianak Kubu Raya Sekadau Sanggau Landak Sintang Melawi Kapuas Hulu Ketapang Bengkayang Singkawang Mempawah Sambas Kayong Utara

PT. Agro Andalan Jalin Kemitraan Mandiri Dengan Pemilik Lahan, Subandrio Beri Apresiasi

Kemitraan mandiri dengan tanam perdana 



Sekadau | wartakalbarterkini.com - PT. Agro Andalan Kabupaten Sekadau membuat inovasi baru lewat jalinan kemitraan bagi pemilik lahan sekitar wilayah Hak Guna Usaha ( HGU ) perusahaan. Cara ini merupakan bagian dari upaya perusahaan memberdayakan sumberdaya sekitar perusahaan.


Saat ini sebagaimaimana disampaikan pihak perusahaan Immanuel Jumat(3/3/2023) mengatakan, hari ini dilakukan penanaman perdana lahan milik warga di Dusun Engkorong desa Sungai Sambang Kecamatan Sekadau Hulu, di wilayah ini ada kurang lebih 40 ha akan bermitra.


Semua tanah yang sudah dimitrakan sepenuhnya milik pemilik tanah, perusahaan hanya mengolah tanah untuk siap tanam bibit juga disediakan perusahaan nantinya perusahaan siap menerima TBS milik petani.


" Pola kemitraan dari PT. Agro Andalan ini kita tawarkan kepada pemilik lahan yang mana lahan tersebut tidak produktif, inovasi ini kita harap bisa mengangkat perekonomian warga sekitar perusahaan" ucap Immanuel saat tanam perdana lahan kemitraan.


Mangement perusahaan tidak mempetsulit untuk kemitraan, pihaknya meminta pemilik lahan memenuhi syarat yang ditentukan diantaranya, menyiapkan bukti kepemilikan/ keterangan lahan seperti Surat Keterangan Tanah ( SKT ) " hal ini perlu agar lahan yang dimitrakan tidak bermasalah" uajarnya.


Perusahaan dikatakan Immanuel menargetkan 600 ha lahan di desa Sungai Sambang, Setawar, Nanga Pemubuh, Mondi  bisa realisasi untuk pola kemitraan mandiri tahun 2023 .


Terlaksananya pola kemitraan antar PT. Agro Andalan di Desa Sungai Sambang ditandai penanaman bibit sawit perdana, pihak perusahaan turut mengundang Wakil Bupati Sekadau Subandrio.


Subandrio pada kesempatan ini mengatakan, kemitraan mandiri gagasan perusahaan merupakan terobosan baru untuk membetdayakan lahan warga yang belum dikerjakan supaya menjadi lahan produktif dan bisa memberikan manfaat ekonomis bagi pemilik lahan. 


Pola kemitraan seperti ini harus benar - benar bisa saling memberi manfaat baik pemilik lahan maupun perusahaan.


"Pola ini patut diapresiasi karena pemilik lahan yang diluar HGU mendapat perhatian dan pembinaan  perusahaan, kita berharap terobosan seperti ini bisa berkembang sebagai wujud peran perusahaan mengangkat perekonomian warga sekitar" ujar Subandrio.


Pada kesempatan ini Subandrio juga meminta perusahaan memberi perhatian akan kondisi infrastruktur sekitar operasi perusahaan supaya akses warga antar desa tidak terkendala(jr)

Tinggalkan Komentar

Back Next